Malam Syukuran Santri Tahfidz Ma’had Jami’ah IPMAFA

56

Di penghujung akhir tahun 2016 lalu, santri Ma’had Jami’ah IPMAFA menyelenggarakan acara syukuran khataman Alqur’an bil ghaib 30 juz yang telah diselesaikan oleh salah satu santri Mahad, Triana Yulianti (Sabtu, 30 Desember 2016). Triana yang merupakan alumni IPMAFA tahun 2015 Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam Prodi Perbankan Syari’ah telah selesai (khatam) mengikuti program tahfidz di Ma’had Jami’ah IPMAFA.

Syukuran bertempat di aula banat Ma’had Jami’ah IPMAFA dan dihadiri oleh Dewan Mudir, Musa’id Mudir, santri ma’had dan keluarga Triana. Acara tersebut dimulai dengan pembacaan manakib oleh DR. Ali Subhan MA kemudian dilanjutkan dengan pembacaan do’a khotmil qur’an, sambutan-sambutan serta makan bersama.

Program tahfidz merupakan salah satu dari 3 program takhassus yang ada pada kurikulum ma’had. Bagi santri yang tinggal di ma’had harus menjalani test dan minat penempatan untuk mengikuti salah satu dari ketiga program takhassus (Prota) meliputi Prota Tartil, Prota Tafsir dan Prota Tahfidz. Bagi santri non tahfidz yang telah memasuki semester 7 atau 8 diharuskan mengikuti program pasca, yaitu santri harus memilih salah satu kitab dan melaksanakan sorogan kitab dengan menjelaskan isinya hingga khatam di hadapan penyemak.

Untuk program tahfidz sendiri dalam sehari semalam santri tahfidz menyemakkan 2 kali, yaitu 1 kali menambah setoran baru dan 1 kali murajaah (mengulang setoran yang telah dicapai). Dalam mengajukan setoran hafalan baru, santri juga harus mengajukan tulisan tangan hafalan yang disetorkannya itu untuk dikoreksi dan ditandatangani penyemak. Bagi santri yang belum khatam setoran 30 juz tapi telah lulus dari kampus, maka ia harus masih tetap tinggal di ma’had selama 1 tahun setelah kelulusannya untuk menyelesaikan hafalannya.

Sebagai penarapan visi kampus yang berbasis nilai-nilai pesantren, paradigma pendidikan dan pengajaran Ma’had Jami’ah IPMAFA mengacu pada pengembangan visi Ma’had itu sendiri, yakni meneguhkan umat dan insan shalih, akram dan atqan. Serta sebagai pendukung sistem bagi pendidikan dan perkuliahan di IPMAFA, terutama dalam mempersiapkan santri dengan kepribadian mulia dan mampu berkiprah di masyarakat. Demikian keterangan KH Umar Farouq MPdi dalam sambutannya mewakili Dewan Mudir Ma’had Jami’ah IPMAFA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here