Rebo Wekasan Ala Santri Ma’had Jami’ah

41

Sebagai salah satu implementasi keteladanan yang telah diajarkan oleh Walisongo, yaitu mengamalkan ajaran Islam dengan tetap menghormati budaya lokal, pada hari Selasa malam Rabu, 29 Nopember 2016 santri banin-banat Ma’had Jami’ah IPMAFA bersama-sama melaksanakan amalan Rebo Wekasan atau Daf’ul Bala’. Sebuah ritual keagamaan yang telah menjadi budaya khususnya dilingkungan pesantren, dilaksanakan setiap malam Rabu terakhir dari bulan Shafar yang pada tahun ini bertepatan dengan malam Rabu kemarin.

“Ijazah yang kami dapat dari pondok Maslakul Huda yang tentu saja dari Kyai Sahal Mahfudh menerangkan bahwa sebagian ulama’ Ahli Kasyf mengatakan bahwa setiap tahun Allah menurunkan 320.000  bala’ (ancaman bahaya:red) pada malam Rabu terakhir dari bulan Shafar. Hari itu adalah hari yang paling sulit dibandingkan hari-hari lainnya selama satu tahun. Maka, adanya amalan ‘Rebo wekasan’ berfungsi untuk memohon perlindungan kepada Allah dari sejumlah bala’ tersebut.” Demikian keterangan Labib, panitia pelaksana program Rabu Wekasan di Mahad.

Acara dilaksanakan di aula banat Ma’had Jami’ah IPMAFA dengan ragam acara mulai dari sholat Maghrib berjama’ah, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan amalan ‘Rebo Wekasan’ yang berisi membaca surat Yasin, berdo’a, Sholat sunnah munfarid sebanyak 4 raka’at, kemudian ditutup dengan doa. Selanjutnya acara dilanjut dengan sholat Isyak berjama’ah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here